Headlines
Loading...
Legislator PDIP Dorong Penguatan Armada Laut Kepri, Kecepatan Kapal Jadi Kunci Perang Melawan Narkoba

Legislator PDIP Dorong Penguatan Armada Laut Kepri, Kecepatan Kapal Jadi Kunci Perang Melawan Narkoba

LAMSELNEWS.COM, Batam - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sudin, mendorong penguatan sarana patroli laut di Kepulauan Riau (Kepri) sebagai langkah strategis memperkuat perang melawan penyelundupan narkotika di wilayah perbatasan.

Kondisi geografis yang didominasi ribuan pulau dinilai menuntut dukungan armada maritim berkecepatan tinggi agar aparat mampu mengejar pelaku kejahatan lintas laut.

Pernyataan tersebut disampaikan Sudin saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI di Batam, Rabu (5/2/2026), usai menerima paparan dari Kapolda Kepri, Kepala Kejaksaan Tinggi, serta Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri mengenai tantangan pengawasan wilayah kepulauan.

Dalam kesempatan itu, Sudin memberikan apresiasi terhadap kinerja aparat penegak hukum yang terus berupaya menekan peredaran narkoba di kawasan perbatasan yang memiliki kompleksitas geografis tinggi.

Ia menilai luasnya wilayah Kepri yang mencakup ribuan pulau serta banyaknya jalur masuk tidak resmi menjadi tantangan serius bagi penegakan hukum.

Menurutnya, keberadaan pelabuhan ilegal atau yang kerap disebut “pelabuhan tikus” memperbesar risiko penyelundupan narkotika melalui jalur laut.

Dari pengamatannya, jumlah pelabuhan tidak resmi di wilayah tersebut diperkirakan mencapai puluhan titik dan tersebar di berbagai pulau.

“Dengan ribuan pulau dan banyak jalur masuk, pelaku cukup menggunakan perahu kecil untuk menurunkan barang ke pantai. Ini membuat pengawasan menjadi jauh lebih kompleks,” kata Sudin.

Sudin juga mengungkapkan pengalaman saat mengikuti ekspos pengungkapan kasus penyelundupan sabu dalam jumlah besar bersama BNNP.

Dari dialognya dengan salah satu awak kapal yang terlibat, ia menilai faktor ekonomi masih menjadi pendorong utama masyarakat terlibat dalam jaringan narkotika.

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan narkoba bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga berkaitan dengan tekanan ekonomi masyarakat pesisir yang rentan direkrut jaringan kejahatan.

Meski demikian, ia menekankan bahwa peningkatan kemampuan operasional aparat tetap menjadi kebutuhan mendesak, terutama dalam patroli laut.

Menurutnya, aparat harus memiliki kapal cepat dengan spesifikasi yang mampu mengimbangi bahkan melampaui kecepatan kapal pelaku.

Sudin mencontohkan pengalaman pengawasan laut di sektor perikanan, di mana kecepatan kapal menjadi faktor utama keberhasilan penindakan. Ia menyebutkan bahwa pelaku kerap meningkatkan spesifikasi kapal mereka untuk menghindari kejaran aparat.

“Kalau aparat hanya menggunakan kapal dengan kecepatan terbatas, sementara pelaku memakai kapal jauh lebih cepat, maka peluang penindakan akan semakin kecil,” katanya.

Oleh karena itu, ia mendorong Polda Kepri dan BNNP Kepri untuk memperkuat kerja sama dalam penyediaan armada patroli laut berkecepatan tinggi. Upaya tersebut dinilai penting agar pengawasan wilayah perairan dapat berjalan lebih efektif sekaligus meningkatkan daya tangkal terhadap jaringan penyelundupan narkotika internasional.

Sudin berharap penguatan sarana maritim tidak hanya meningkatkan keberhasilan penindakan, tetapi juga mempersempit ruang gerak pelaku yang selama ini memanfaatkan celah geografis di wilayah kepulauan. (*)